Case - A Murder School -

Pada tanggal 18 Juni jam 10.00 pagi, terjadi sebuah peristiwa mencengangkan! Seorang siswi SMA, Rina Suzuki (17 tahun, anak kepala sekolah) tewas terjun dari atap gedung sekolah setinggi 12 tingkat. Semula polisi mengira ini kasus bunuh diri biasa tapi sehari setelah tewasnya Rina Suzuki kepolisian mendapat surat dari seseorang misterius isinya:

"Kasus ini bisa dibilang kasus pembunuhan, bukan bunuh diri seperti yang dikira. entah bagaimana, tapi depresi & tekanan berat karena perilaku tak BERMORAL bisa menjatuhkan lagi korban. Nanti suatu saat korban selanjutnya akan 'berjatuhan dengan SENDIRI nya' ..."

Karena surat ini polisi mengusut kembali kasus tewasnya Rina Suzuki, tapi terlambat, tepat hari senin 25 Juni jam 01.00 malam, Utada Hikaru (38 tahun, Wakasek kesiswaan & guru matematika) tewas dengan cara yang sama, terjun dari atap gedung sekolah. entah kenapa Hyde (66 tahun, kepala sekolah) menangis & ketakutan histeris saat melihat Utada tewas..
Dan di akhir bulan Juni sang kepala sekolah (yg sebulan yg lalu baru kembali dari kunjungan kerja di Amerika) tewas dgn cara yg sama!! terjun dari gedung. Kira kira jam 09.00 pagi, saat semua Guru, hendak melakukan rapat..!

Case - Immplosible Murder Case -

Di sebuah rumah milik almarhum seorang pengusaha besar, terjadi sebuah kasus pembunuhan yang cukup aneh. Sang korban, Juichiro Shinsuke (29), adalah anak sulung dari keluarga pengusaha tersebut. Dia ditemukan tewas di kamarnya oleh sang adik pertama, Taichi Shinsuke (25) dan adik kedua, Hyuga Shinsuke (22), yang datang tidak lama setelah sang kakak pada pukul 10.15, dan kemudian pada pukul 10.30 polisi pun tiba di tempat kejadian. Setelah diperiksa, diduga korban tewas karena kehabisan darah akibat luka tusukan di perutnya.

Sang korban tewas dengan menghadap ke dinding kamarnya dalam posisi seperti ingin menunjuk suatu benda yang terletak di atasnya. Selain itu, di dinding kamar itu pula ditemukan dua buah gambar, yang pertama adalah cetakan telapak tangan korban sendiri yang penuh darah yang terletak di dalam sebuah gambar yang mirip dengan sebuah 'tanda tanya tanpa titik'. Sedangkan gambar yang satu lagi adalah angka, yaitu angka 10. Korban tewas dengan posisi badan lebih dekat ke gambar pertama, namun kepala seolah ingin menoleh ke gambar kedua.

Logic Case - Seven Dwarf -

Alfa dengan teman-temannya bermain ke sebuah pameran di pusat kota, sesampainya dipameran Alfa memasuki sebuah permainan BE "LIE" VE. Alfa pun penasaran dengan permainan itu. Ketika Alfa masuk ke ruangan permainan itu, disana banyak sekali makan makanan yg sangat disukai anak-anak, tetapi ketika Alfa dan teman-temannya hendak mau makan makanan yg ada diruangan itu, tiba-tiba ada 7 Kurcaci datang menghampiri Alfa dan teman-temannya. Semua Kurcaci itu bilang secara bersamaan dan serentak, "Jika Kalian Ingin Makan Makanan Disini, Kalian Harus Menemukan 7 Dari Kami Yang tidak mempunyai Apel Hitam”
Alfa pun menyetujui nya.

Case - The Inheritance Murder -

Ada pembunuhan misterius yang dilakukan oleh Zerhogie tepatnya pada Akhir Desember 2012, diketahui dia membunuh dengan sangat sadis, dia membunuh korban dengan cara di mutilasi menjadi 3 bagian, tepat dikepala dan pinggang, dan jantung dan ususnya diambil, kemungkinan itu untuk dijual, dari keterangan saksi yang pernah melihat dia membunuh menggunakan pedang yang ukuran besar dan di tangan kirinya dia menggunakan tangan seperti bajak laut, dan dia menggunakan topeng dari kulit manusia.
Terakhir diberitakan Zerhogie membunuh salah satu anggota keluarga Yatsu yaitu Himura. Meninggalnya Himura mengakibatkan perselisihan harta waris yang ditinggalkan oleh sang mendiang.

Saat diselidiki pada tubuh korban, tidak salah lagi ini perbuatan Zerhogie dan kondisi mayat pada saat itu :
-Ada bekas tali di lehernya
-Kepala terputus
-Tubuh korban di bagi menjadi 3 bagian
-Jantung dan hati korban hilang
-Mata kiri korban tidak ada
-Pada bagian perut korban ada luka sayatan 90cm
-Pada tubuh kirban ada tanda X dibagian dada kanannya
-Tangan kiri kehilangan kelingkingnya

Case - Museum Murder -

Pada tanggal 20 Juni, di Miami diadakan pameran lukisan, semua pelukis dari belahan dunia datang untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut. Semua para pelukis membuat lukisan yang membuat orang kagum, diantaranya Lukisan Veron Hanke (26) pelukis yang berasal dari Argentina ini menamai Lukisannya “Blood Moon”, berbeda dengan Pelukis asal Inggris Michael James Scoot (28) dia membuat Lukisan dengan tema “Castle of Arthur”, semua Lukisan dipameran itu sangat menawan, terlebih di sana ada orang yang selalu memenangkan kontes lukisan dunia dia dijuluki “The King of Art” dialah Badfloy Marvels Luis Arales (29) orang yang berkebangsaan Portugis ini, sangat dikagumi oleh para pelukis lain, apalagi dengan lukisannya yang dikenal dengan “Killer Of The Last Century, Serenade”.
 
Tidak lupa ditahun ini ada saingan baru muncul, dia masih muda, Lucky Hawkins Fortune (19), dia pelukis berkebangsaan Czech yang sangat berbakat, dan karena bakat yang hebatnya dia diakui oleh para seniornya. Lukisan Hawkins yang terkenal adalah “Master of Puppets” dia mengatakan nama itu sangat cocok dengan orang-orang yang ada dunia ini, karena kita tidak lain dan bukan hanyalah boneka yang tidak bias melawan “kehendak”. Dari semua kontestan yang hadir, ada seorang pelukis wanita yang sexy asal Jepang dia adalah Sakura Hozuki (29), dia satu-satunya pelukis yang diakui oleh dunia, dengan lukisan “Amai Memori with God”.
Semua para pelukis amatir sampai professional hadir untuk meramaikan Pameran.

Case - Siapa Pembunuh Sebenarnya -

Dalam kasus sebelumnya dugaan sementara Hyde mati itu bunuh diri, karena tidak ditemukan banyak bukti kecuali berupa daftar belanja dan jarum suntik yang menunjukkan bahwa dia memang benar-benar bunuh diri, karena setelah diselidiki pada jarum suntik hanya ada sidik jari Hyde. Lagipula saat Hyde tewas pintu kamarnya terkunci rapat tapi jendela ruangannya terbuka lebar dan pintu lemari yang terbuka. Kalaupun ini kasus pembunuhan bagaimana si pelaku membunuh korbannya.

Tetapi Tetsu menemukan sebuah surat yang diduga itu tulisan Hyde, karena Tetsu begitu yakin kalau surat itu meamng tulisan Hyde karena Tetsu berteman dengan Hyde dari kecil sampai sekarang.
Dan salah satu Polisi menemukan tulisan di komputer.

Surat Hyde itu berbunyi seperti ini:

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers